Senin, 17 Juni 2013

Tersenyum Walau Sakit



Terkadang diam pun sakit.
Terkadang mendengar dan melihat pun sakit.
Terkadang melihat mereka bahagia pun sakit.
Dan terkadang berlaku manis didepan mereka pun sakit.

Saat beranjak dewasa semua itu menjadi nyata.
Saat sudah bisa mencari jati diri semua itu semakin mungkin.
Ketika berusaha untuk memberikan yang terbaik, semua itu tidak nyata bagi mereka.
Ketika berusaha mewujudkannya, ternyata itu bukan apa-apa.

Ketika kau memiliki keluarga, tapi mereka bukan.
Ketika kau memiliki sahabat, tapi mereka bukan.
Ingin ada diantara mereka? tidak mungkin.
Ingin mereka ada untuk diri ini? tidak mungkin

Terima Kasih ku ucapkan...

Jumat, 12 Oktober 2012

Aku Bisa

    Ketika aku mulai belajar.
Ketika aku selalu bersabar.
     Apa arti selama ini aku bertahan?
Saat aku bertahan, hancur rasa dan lenyap.

        Apalah arti rasa ini?
        Apalah arti selama ini?
        Apalah arti semua ini?

Lenyap tanpa terasa.
               Perlahan pergi,
Membuat detak jantung perlahan berhenti.
               Cukup sudah,
Rasa sakit terus menggrogoti semua ini.

Bisakah Aku bertahan???
Aku percaya dan terus mencoba, Aku bisa.

Sabtu, 16 Juni 2012

MEREKA


Seorang ayah dan ibu yang berjuang demi kita.
Tapi apa usaha ayah dan ibu untuk kita di hargai?
Seorang ayah yang berjuang hidup atau mati demi kita.
Tapi apa mereka mengerti apa yang ayah dan ibu lakukan?
Saat usia bertambah, ayah dan ibu yang sudah mulai menua.
Kulit-kulitnya yang sudah mulai keriput, tulang-tulang yang mulai rapuh.
Apa yang ayah rasakan?
Jawabannya : Ayah dan ibu tidak perduli.
Mereka masih berjuang demi kita.
Tapi, kemana kita saat ayah dan ibu sudah mulai menua?
Kita meninggalkannya bagaikan orang yang tak berguna.
Bagaimanakan perasaan kita jika menjadi seperti ayah dan ibu?
Apa yang sudah kita lakukan dan berikan untuk orang tua kita yang sudah membesarkan kita?
Jawabannya : kita belum bisa memberikan apa-apa.
Tetapi mereka bangga walau kita hanya memberikan nilai terbaik yang tidak berupa materi.
Bagi mereka hal terindah saat mereka menanti kehadiran kita.
Tanpa menelantarkan kita di sebuah box berisi mainan.
Tapi mereka menjaga kita, berada di samping kita.
Senakal apapun kita mereka masih tetap sabar dan berjuang demi kita.
            Apa pernah kita memikirkan apa yang mereka rasakan?
Jawabannya : Tidak. 
            Mereka marah atau cerewet bukan berarti mereka tidak sayang.
Melainkan mereka ingin memberikan yang terbaik untuk kita.

nb: Jangan pernah sia-siakan orang tua kita selagi mereka masih ada.  



-I Love My Dad, My GrandFather and My GrandMother-


Sabtu, 09 Juni 2012

Moment Of Us ILKOM A

Siapakah Orang-orang yang ada di Ilkom A??? 

Cipinah, Billy, Jessy, Nike, Muiyah, Dhita, Edo, Mei Siang, Beber, Willi,Erwanto, Ndud Elek, Reza, Nori, Mamajes,Gemmy, Nabs, Jejer, Tania, Tami, Aminya Uel, Djaja, Meishi, Eka, Jopi, Ayi, Memeh, Achen, cc Felis, Felyn/Yuna, Linda, Bella, Fani, Chelsea dan Angel. (nama2nya copas dari erwanto)

=> Thank You for 1 year guys, walau kita nanti ada yang Jurnal dan PR, kita jangan terpisahkan karena jurusan ya??? Jangan lupa sama temen-temen seperjuangan. :)
Sukses buat kita semua ya teman-teman. Kalau untuk mendeskripsikan satu-satu itu sangat panjang, jadi nulisnya begini aja ya teman-teman. Kalian teman-teman yang LUAR BIASA!!! Yang sudah lebih baik semasa kuliah jangan pernah puas dan Yang masih belum bisa menjadi lebih baik berusaha untuk jadi yang lebih baik. Karena kita hidup tidak bisa sendirian. Kita butuh orang lain untuk membantu kita.Selama 1 kelas saya bangga sama kalian, walau terkadang ada perbedaan diantara kita semua. Tapi kelas kita sangat LUAR BIASA.

Dosen-dosen yang LUAR BIASA  dan kami ucapkan rasa Terima Kasih untuk dosen-dosen kami ini :

Bu Bertha, Pak Arie, Pak Petrus, Bu lidia, Sir Doras, Pak Ahmadun, Pak Dede, Pak Ariel, Pak Benny, Bu Novi, Bu Hilda, Pak Cosmas, Pak Darto, dan Sir Cornel. 
(nama2nya copas dari erwanto)

JAYA ILKOM A!!! 
Tetap Semangat teman-teman...

#nulisnya sambil bersedih... :(
will be miss ILKOM A... :(
ILKOM A Never End...

Rabu, 06 Juni 2012

AKU


Akhirnya orang tua ku bahagia
Bersama merekalah aku sekarang
Aku yang merah, membuat mereka menangis bahagia
Aku yang belum bisa mengerti arti ini

Semua menantikan ku
Betapa aku membuat semua orang bahagia
Bagaikan burung yang mengerami telurnya
Hangat yang kurasakan kini

Aku mulai tumbuh

Kini aku yang sekarang telah dewasa
Belajar untuk membahagiakan orang tua
Belajar untuk mengertikan arti semua ini
Belajar untuk memaknai pilihan ini

Kini bahagia ku pasti
Kan ku jaga semua yang sudah ada untuk ku
Kan ku berikan yang terbaik untuk semua

Minggu, 08 April 2012

3 Teman Konyol

3 temanku ini luar biasa.. kususnya yg cewek itu.. kalau cerita bisa panjang lebar, tapi intinya mereka ini teman-teman saat sma. Aku dan Vanny (cewe baju hitam) kami bverteman sejak kami duduk di bangku sekolah dasar. :)
Banyak kekonyolan yang terjadi diantara kami. hahahaha
Andy: Cowo aneh dibelakang dia anak yg kocak, konyol, nyebelin. But dai orangnya baik.
Alief: Cowo galau. hahaha.. Dia selalu galau kalau soal cewe. tp skrg kyknya enggak deh, soalnya ga pernah smsan lg. hahaha...
buat teman-teman yg ada di foto, jangan marah ya. :)
#hanya iseng dan mengingat masa sma. hahaha

BERTAHAN


Kini terasa hampa semua.
Cuekmu bagai badai menerpa rumah-rumah ditepi pantai.
Pohon-pohon berjatuhan merusak segalanya.  
Kini semua harus tertata rapi kembali.  
Semua perasaan tidak akan berubah begitu saja. 
Perasaan apa itu? 

Hanya kau yang bisa menjawabnya. 
Berbagai cara dicoba untuk memperbaiki puing-piung itu. 
Disatu sisi kau menginginkanku, tetapi disatu sisi yang lain kau mengeraskan hatimu. 
Kau tahu apa yang aku rasakan. 
Begitu juga diriku yang mencoba untuk mengerti dirimu. 

Aku harus bertahan. 
Bertahan tuk menunggu segalanya menjadi indah. 
Memang sulit menjalaninya, tapi aku yakin bahwa kau bisa mengendalikan dan mengembalikan semuanya. Kekuatan yang kini ku miliki saat aku menyebutmu dalam doaku. 
Semua akan menjadi indah pada waktunya. 

Memberikan yang terbaik selagi aku bisa. 
Kau tau betapa aku merindukan setiap hangatnya dirimu saat bersamaku. 
Mungkin bagimu setiap kata yang terucap tidak ada makna yang bearti, setiap kalimat yang tertulis mungkin tidak ada makna yang menyentuh hati. 
Tapi bagiku mengungkapkan semua yang aku rasa itu sangatlah penting. 

Kau tahu semua tentangku, begitupun aku. 
Hanya saja aku perlu lebih tahu tentang dirimu agar aku dapat mengertimu lebih.
Cuekmu yang memperdulikanku dengan hatimu, membuatku terkadang tidak mengerti apa yang ada didalam pikiran dan hatimu tentang diriku.
Apa kau masih mengenal diriku yang membutuhkan dirimu?
Apakah hatimu masih sama seperti dulu?