Minggu, 08 April 2012

3 Teman Konyol

3 temanku ini luar biasa.. kususnya yg cewek itu.. kalau cerita bisa panjang lebar, tapi intinya mereka ini teman-teman saat sma. Aku dan Vanny (cewe baju hitam) kami bverteman sejak kami duduk di bangku sekolah dasar. :)
Banyak kekonyolan yang terjadi diantara kami. hahahaha
Andy: Cowo aneh dibelakang dia anak yg kocak, konyol, nyebelin. But dai orangnya baik.
Alief: Cowo galau. hahaha.. Dia selalu galau kalau soal cewe. tp skrg kyknya enggak deh, soalnya ga pernah smsan lg. hahaha...
buat teman-teman yg ada di foto, jangan marah ya. :)
#hanya iseng dan mengingat masa sma. hahaha

BERTAHAN


Kini terasa hampa semua.
Cuekmu bagai badai menerpa rumah-rumah ditepi pantai.
Pohon-pohon berjatuhan merusak segalanya.  
Kini semua harus tertata rapi kembali.  
Semua perasaan tidak akan berubah begitu saja. 
Perasaan apa itu? 

Hanya kau yang bisa menjawabnya. 
Berbagai cara dicoba untuk memperbaiki puing-piung itu. 
Disatu sisi kau menginginkanku, tetapi disatu sisi yang lain kau mengeraskan hatimu. 
Kau tahu apa yang aku rasakan. 
Begitu juga diriku yang mencoba untuk mengerti dirimu. 

Aku harus bertahan. 
Bertahan tuk menunggu segalanya menjadi indah. 
Memang sulit menjalaninya, tapi aku yakin bahwa kau bisa mengendalikan dan mengembalikan semuanya. Kekuatan yang kini ku miliki saat aku menyebutmu dalam doaku. 
Semua akan menjadi indah pada waktunya. 

Memberikan yang terbaik selagi aku bisa. 
Kau tau betapa aku merindukan setiap hangatnya dirimu saat bersamaku. 
Mungkin bagimu setiap kata yang terucap tidak ada makna yang bearti, setiap kalimat yang tertulis mungkin tidak ada makna yang menyentuh hati. 
Tapi bagiku mengungkapkan semua yang aku rasa itu sangatlah penting. 

Kau tahu semua tentangku, begitupun aku. 
Hanya saja aku perlu lebih tahu tentang dirimu agar aku dapat mengertimu lebih.
Cuekmu yang memperdulikanku dengan hatimu, membuatku terkadang tidak mengerti apa yang ada didalam pikiran dan hatimu tentang diriku.
Apa kau masih mengenal diriku yang membutuhkan dirimu?
Apakah hatimu masih sama seperti dulu?